Rabu, 13 Oktober 2010

Three hours of miner 90


Adalah sebuah acara temu alumni antara
tambang ITB angkatan 90 dengan anggota HMT yang diadakan pada sabtu, 9 oktober 2010, selama 3 jam saja. Acara ini sebagai rangkaian kegiatan untuk memperingati 20 tahun ITB angkatan 90. Pada kesempatan ini, para alumni tambang ITB angkatan 90 berbagi pengalaman dengan anggota HMT mengenai dunia kerja baik yang berhubungan dengan tambang maupun tidak.

Ada empat materi yang disampaikan yaitu:
  • Introduction on corporate aquisition,
  • Project management in contract mining,
  • Human resources: get the job you want, dan
  • Techno-enterpreneur

Abang dan Kakak alumni yang memberikan materi

Keempat materi diatas disampaikan oleh empat pembicara yang berbeda-beda yang sudah berpengalaman dibidangnya masing-masing. Ada yang bekerja didunia pertambangan, bank, dan juga pengusaha. Selain itu, ada pengalaman kuliah dari abang-abang dan kakak alumni yang disampaikan dengan gurauan sehingga banyak mengundang tawa.



Pada akhir pemaparan, anggota HMT diberi kesempatan untuk bertanya dan hebatnya penanya berkualitas akan diberi hadiah blackberry. Tentu saja hadiah ini memancing anggota HMT untuk tetap fokus agar bisa melancarkan serangan pertanyaan. Setelah itu ada penutupan dari kahim HMT agathon Chandra dan penyerahan cinderamata serta penyerahan buku dari tambang ITB 90 kepada kaprodi teknik pertambangan ITB bapak Aryo Prawoto Wibowo.


Penyerahan hadiah blackberry kepada Muhammad Andika Budiawan


Senin, 04 Oktober 2010

Bon Apetit bersama Fara Quinn, uhhhlala...

HMT ikut memeriahkan acara lomba masak yang diselenggarakan oleh 8eh jumat, 1 oktober lalu. Bertempat di sekitar lapangan basket , acara lomba ini dihadiri oleh himpunan-himpunan di ITB. Lomba masaknya dimulai pukul 10.00 wib. Perwakilan HMT yang ikut memeriahkan acara ini adalah agathon (kahim) , john (comdev), dan dwi (sekretaris). Mereka bertiga membuat sebuah makanan yang disebut dengan potato blasting yaitu makanan dengan bahan dasar kentang dicampur-campur dengan telur puyuh, tepung, daging cincang, dan bahan-bahan lain seperti bawang, paprika, dan lain-lain. Selain itu, sang kepala chef, Dwi, juga membuat teh yang dicampur dengan buah strawberry “enak banget lo bang” begitu kata dwi saat ditanyai menu yang akan dibuat. Dengan kemampuan memasak yang ala kadar nya mereka berhasil juga membuat sepiring potato blasting dan segelas teh strawberry.

Bagian yang paling ditunggu-tunggu dari lomba masak ini adalah kehadiran Farah Quinn yang bertindak sebagai dewan juri. Sebelum lomba masak dimulai tiap peserta didatangi oleh mbak Farah dan ditanya-tanya mengenai menu yang akan dibuat. Semua laki-laki yang hadir saat itu membuntuti kemana mbak Farah pergi, kamera disetiap sudut memotret mbak Farah, anggota HMT pun ikut membuntuti mbak Farah dengan mata yang tak berkedip. “ ntar fotoin gw ama farah quinn ya” tukas si john pada anggota yudhabumi. setelah lomba masak selesai, kembali mbak Farah mendatangi peserta dan menilai makanan/minuman yang telah dibuat dan beruntung mbak Farah bersedia difoto dengan para koki HMT.

Liat foto-fotonya di sini

Rabu, 08 September 2010

Mengenal Tambang Batubara Bawah Laut Ikeshima

Penambangan batubara di Indonesia pada umumnya dilakukan diatas permukaan tanah meski dibeberapa tempat penambangan dilakukan dibawah tanah (underground mining) seperti di Sawah Lunto, Sumatera Barat. Di Indonesia, penambangan bawah laut belum pernah dilakukan.

Sejarah penambangan batubara bawah laut sudah dilakukan Pemerintah Jepang di Pulau Ikhesima. Pulau Ikhesima terletak 256 km Ohaja Kamiura Ikeshimakyo, Sotomecho Nishisonogi-gun, Nagasaki Prefecture. Ukuran pulau tersebut adalah dari timur-barat 1,5 km, utara-selatan 1,0 km, keliling 4,0 km, luas 0,86 km2. Jumlah konsesi tambang yang dimiliki 70, dengan luas 35.500 ha. Cadangan batu bara tertambang teoritis ±1,7 milyar ton dan cadangan batu bara tertambang terbukti ±270 juta ton.


Secara geografis seluruh permukaan pulau ditutupi oleh lapisan konglomerat zaman kuarter dan batuan andesit basalan dari zaman Neogene, serta di bawah permukaan laut terdiri dari lapisan Palaeogene. Dari atas berturut-turut terbagi menjadi formasi Nishisonogi, formasi Matsushima, formasi Terajima dan formasi Akasaki. Batuannya terdiri dari batu pasir dan serpih atau mudstone, di beberapa tempat terdapat sisipan tipis lapisan konglomerat. Batuan alasnya adalah granit atau crystalline schist.

Di bagian atas formasi Matsushima terdapat formasi pembawa batu bara. Lapisan batu baranya terdiri dari lapisan batuan atas, lapisan atas dari lapisan 18 shaku, lapisan bawah dari lapisan 18 shaku, lapisan 3 shaku dan lapisan 4 shaku. Jurus lapisan tanah mengarah kurang lebih ke timur-barat di sekitar Ikeshima dan mengarah kurang lebih ke utara-selatan di sekitar Hikishima. Kemiringannya landai, masing-masing 1~10 derajat ke selatan dan timur. Struktur geologinya relatif stabil.


Dalam melaksanakan ekstraksi batubara di Ikhesima, Pemerintah Jepang menerapaan teknologi yang cukup komplek. Berikut data-data penambangan bawah tanah di Ikhesima :

1) Jalan udara dan gate : panjang gate 400~1000 m;

2) Metode ekstraksi batu bara long wall sistem mundur;

3) Panjang permukaan kerja 100~180 m;

4) Penyanggaannya IS-14 shield type self advancing support;

5) Mesin ekstraksi : 3300V multi motor type (DR-900) drum cutter, 60kw electric haulage (DR-500) double ranging drum cutter, AFC 225kw×2 3300V pole change.


Tambang Ikeshima yang dibangun tahun 1952 saat ini telah ditutup dan telah beralih fungsi menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tambang Batubara Bawah Tanah. Program alih teknologi ini telah menghasilkan lulusan dari 27 negara, antara lain dari Indonesia, RRC dan Filipina, total lebih dari 420 orang.

(sumber : http://esdm.go.id/ dengan pengubahan)