Tampilkan postingan dengan label hmt. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hmt. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Maret 2012

Kahim Baru

Setelah melalui masa-masa Pemilu yang semarak, aman, dan tenteram, akhirnya pada hari Minggu, 11 Maret 2012 (bertepatan dengan Supersemar, hoho), Tomy Alvin Rivai-12109016 resmi terpilih sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Tambang-ITB untuk periode 2012-2013.

Selamat kepada Tomy. Semoga amanah ini dapat diemban dengan baik demi kemajuan HMT kita tercinta..

Siapa kita??
HMT!! HMT!! HMT!!

Selasa, 21 Februari 2012

Pemilu HMT 2012


Masa kepengurusan yang lama akan segera berakhir,
gelak tawa yang selalu iringi "gombal"an Sang Kahim,
akan kita rindukan lagi..

Kini tiba saatnya era baru,
generasi-generasi muda yang bersiap mengambil alih,
mengembangkan yang baik,
memperbaiki yang kurang,
semua untuk satu tujuan,
demi HMT kita yang lebih baik..

Tunjukkan kepedulianmu pada Pemilu Ketua HMT 2012!!!!

Kamis, 16 Februari 2012

HMT-ITB Juara GFL 2012

10 Februari 2012 menjadi hari yang penuh sejarah bagi HMT-ITB dan dunia olahraga di kampus kita tercinta ini. Pada hari ini HMT-ITB menasbihkan diri sebagai tim sepakbola terbaik di ITB setelah menundukkan Himafi dengan skor 2-0 pada laga final yang dihelat di Saraga.

Prestasi ini semakin mengokohkan kedudukan HMT-ITB sebagai juara sejati di kancah persepakbolaan ITB. Kawinan gelar GFL 2012 dan medali emas Olimpiade 2011 cabang sepakbola sudah cukup menjadi bukti bagaimana ketangguhan para pemain timnas kita.

Gelar juara di GFL ini semakin lengkap karena berbagai gelar lain yang juga direngkuh oleh himpunan kita tercinta ini, berikut rinciannya:

Juara GFL 2012 : HMT-ITB
Runner up           : Himafi
Posisi 3              : IMG-ITB
Best player         : Omri Suryadi (HMT-ITB)
Top Scorer        : Gadhang H. W. (HMT-ITB)
Best Supporter   : HMT-ITB

Bendera HMT-ITB berkibar di Saraga

Kehebohan supporter HMT-ITB yang mendatangkan gelar Best Supporter

Perjuangan Kopral Tomy berebut bola di final GFL 2012

Sang kiper menerima instruksi dari manager



Kemenangan ini bukanlah akhir dari segalanya, masih banyak lagi kejuaraan yang dapat kita rebut di kesempatan selanjutnya!!

Let's proud to be HMT!!

Siapa KITA??
HMT!! HMT!! HMT!!

Rabu, 15 Februari 2012

Hasil ISMC 8

Akhirnya rangkaian acara ISMC (Indonesian Student Mining Competition) 8 yang diadakan oleh HMT-ITB berakhir sudah. Acara yang berlangsung dari tanggal 7-12 Februari 2012 ini berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan berarti.

Rangkaian acara ISMC 8 dimulai sejak tanggal 7 Februari 2012, yaitu dengan diadakannya Course Air Asam Tambang. Course yang diikuti oleh sekitar 200an peserta ini membuat aula timur ITB terasa penuh. Peserta course berasal dari kalangan perusahaan, PNS, mahasiswa, dan dosen.  Course ini dilanjutkan dengan Seminar Air Asam Tambang yang dilaksanakan di hari berikutnya. Seminar tersebut membawakan bahasan tentang paper-paper yang berkaitan dengan air asam tambang dan permasalahannya.

Tanggal 9 Februari 2012 adalah hari dimana para peserta ISMC 8 menjalani Technical Meeting dan mendapat pengenalan tentang lomba-lomba yang akan mereka jalani nantinya. Tour peserta agak terganggu dikarenakan hujan deras yang mengguyur Bandung pada hari itu. Namun, kesigapan panitia dan backup plan yang baik membuat segalanya dapat terkendali.

Tanggal 10-12 Februari 2012 para peserta ISMC 8 menjalani hari-hari pertandingan yang penuh semangat dan mendebarkan. Ternyata banyak juga dari mereka yang membawa rombongan supporter. Beberapa yang terlihat paling heboh adalah para supporter dari Unlam, UPN Veteran, dan Unisba (selain HMT-ITB tentunya, hoho..)


Dan hasil akhirnya adalah HMT-ITB berhasil mempertahankan gelarnya sebagai Juara Umum ISMC.

Berikut adalah hasil rekapan dari tiap cabang pertandingan di ISMC 8:




Dan ini adalah klasemen akhir ISMC 8:


Rasa lelah yang telah dijalani oleh para peserta dan panitia seakan terbayar dengan kepuasan yang dialami. Bagi kami, semua adalah juara. ISMC 8 tidak hanya ajang berkompetisi, namun juga sebagai ajang silaturahmi. Dengan ISMC kami mempererat persaudaraan antarmahasiswa Teknik Pertambangan se-Indonesia.

Sampai jumpa lagi di ISMC 9..

Majulah pertambangan demi pembangunan!!!

Senin, 23 Mei 2011

Dies Natalis HMT-ITB ke-56

Pada tanggal 15 Mei 2011 kemarin HMT-ITB telah memasuki usianya yang ke-56. Sejak didirikan pada tahun 1955 lalu telah banyak berbagai kisah, perubahan, dan perkembangan yang terjadi di HMT kita tercinta ini.

Perayaan Dies Natalis HMT-ITB ke-56 ini baru bisa dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2011 kemarin karena dilarangnya berbagai kegiatan keorganisasian selama masa UAS. Dengan berbagai upaya dan kerja keras akhirnya para panitia berhasil menyelenggarakan acara Dies Natalis HMT-ITB di Selasar GKU Timur.

Acara Dies Natalis HMT-ITB dimulai pada pukul 17.00. Dengan jamer kebanggaan, para anggota HMT berbondong-bondong memenuhi kursi yang telah disediakan di area acara. Acara yang dipandu oleh duo MC, Sulthon dan Dian Pithaloka, dibuka dengan sambutan-sambutan dari Ketua Panitia Dies, M. Okky Anriansyah 12109062, yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua HMT, Muhammad Zulfikar Muslim. Acara dibuka dengan seremoni pemotongan tumpeng oleh Kahim.

Acara dijeda selama sekitar 1 jam untuk Ishoma dan dilanjutkan pada pukul 19.00. Penampilan akustik dari Kinsya, Derry, dan Alam menghangatkan suasana di malam yang dingin tersebut. Lalu dilanjutkan dengan acara utama, yaitu Sharing Alumni. Alumni yang hadir pada malam itu adalah Bapak Taufik Lubis, alumni Teknik Pertambangan ITB angkatan 1997. Beliau membagikan banyak kisah dan pengalaman. Para anggota HMT yang hadir begitu antusias mendengarkan dan aktif bertanya-tanya. Selingan-selingan humor yang dibawakan oleh moderator Tegar Giri Ksatria juga semakin menambah keakraban pada malam itu.

Dies ditutup dengan OSD dan bakar-bakar jagung. Alunan musik OSD membuat para bos dangdut bergoyang dan meramaikan malam minggu di kampus ini.

Selamat ulang tahun HMT-ITB yang ke-56.. Berjayalah selalu dengan menciptakan kader-kader terbaik bangsa..

Majulah pertambangan demi pembangunan!!

HMT!! HMT!! HMT!!

Sabtu, 25 Desember 2010

Olimpiade Sepak bola HMT vs HMM

Pertandingan olimpiade sepakbola HMT melawan HMM pada rabu, 22 desember kemarin berlangsung cukup menegangkan. Beberapa kali pemain HMT sempat membahayakan gawang lawan tapi hanya satu kali gol yang berhasil dilakukan oleh HMT. Gadhang berhasil memasukkan bola ke gawang HMM dari jarak yang cukup jauh . Sebelumnya, HMM telah berhasil juga memasukkan bola ke gawang HMT yang dijaga oleh keeper Anang sehingga skor 1-1.

Cuaca yang kurang mendukung menjadi tantangan sendiri bagi pemain maupun supporter. Dari awal hingga akhir permainan terus hujan ringan dan kondisi lapangan yang kurang mulus. Dari luar lapangan, dukungan dan teriakan untuk menyemangati HMT terus datang. Pada babak kedua, HMM berhasil menyarangkan bola ke gawang HMT sehingga skor menjadi 2-1.

Dengan sisa waktu sekitar 15 menit, para pemain HMT berusaha membobol gawang lawan. Pelatih yang ikut menyaksikan pun ikut berteriak memberikan arahan. Segala upaya telah dilakukan namun tambahan gol untuk HMT belum berhasil dilakukan sehingga pada pertandingan perdana olimpiade sepakbola yang berlangsung disaraga ini dimenangkan oleh pihak lawan. Ini adalah hasil terbaik yang bisa dilakukan untuk saat ini semoga di pertandingan lainnya HMT bisa menang. Terus semangat untuk kawan-kawan HMT!

HMT HMT HMT!!!

Sabtu, 24 Juli 2010

Pengenalan subjur pada Tambang 2009

Kegiatan pengenalan subjur ke tambang 2009 dimulai pada pukul 15.45 WIB di kantin tambang. Sebelum masuk pada acara inti, pengenalan subjur, tambang 2009 dipersilakan untuk memperkenalkan diri sendiri mulai dari nama, NIM, asal sekolah, dan motivasi masuk tambang. Tiap-tiap tambang 2009 mempunyai motivasi sendiri untuk masuk tambang. Mereka dikelilingi oleh anggota HMT dan tentu saja ada pertanyaan lain yang bersangkutan dengan mereka. Pada pertemuan yang kedua kali dengan tambang 2009 ini, mereka sudah memiliki NIM tambang, namun tiap-tiap tambang 2009 masih belum mengenal NIM masing-masing bahkan ada yang belum tau NIM nya sendiri. Selain itu, mereka juga masih belum mengenal masing-masing dengan baik. Perkenalan tambang 2009 ini langkah awal untuk mengetahui atau menilai calon calon calon anggota HMT nanti. Tambang 2009 yang hadir pada pertemuan ini 63 orang dari 67 orang tambang 2009. Setelah perkenalan yang cukup lama kira-kira 2 jam barulah dilanjutkan dengan pengenalan subjur, sebelumnya tambang 2009 diistirahatkan untuk sholat maghrib. Pengenalan subjur pada tambang 2009 diwakili oleh Yudi Lesmana dari tambang umum dan Khairil Anwar dari tambang eksplorasi. Hal-hal yang dipaparkan antara lain kegiatan akademik masing-masing subjur, beasiswa, pekerjaan setelah lulus, kelebihan masing-masing subjur dan lain-lain. Tentu saja tambang 2009 diberi kesempatan untuk bertanya setelah pemaparan. Adanya kegiatan pengenalan subjur ini tambang 2009 akan terbantu dalam menentukan pilihannya nanti dan memberikan gambaran singkat mengenai bagaimana kuliah di teknik pertambangan. Pada pukul 19.30 wib kegiatan pengenalan subjur pun selesai.

Kamis, 17 Juni 2010

Di Balik Kehidupan Bapak Pembuat Kopi

Daerah itu berjarak 130 km dari Bandung, Awilega, Cihurip namanya. Daerah yang berada di balik gunung, dimana kalau kita menggunakan motor, tak kurang dari 5 jam tempat itu dapat dicapai. Untung aku mencapai nya dengan menggunakan motorku, jika harus menggunakan angkutan pribadi, aku harus rela merelakan 7-9 jam ku untuk mencapai daerah yang sangat "remote" tersebut. Ditambah jalan yang berliku-liku, mendaki dan menurun tajam, serta kondisi jalan yang rusak pada 5 km terakhir menuju desa tersebut. Bayangkan, untuk mencapai 5 km terakhir, kondisi jalan berbatu aspal namun sudah amburadul kemana-mana dan di salah satu sisinya harus diberi sekam supaya motor yang melewati tidak sampai terjatuh (walaupun akhirnya aku dan Openg-GEA 06 terjatuh juga tertimpa motor yang ga bisa dibilang keci di tanjakan dengan kemiringan lereng 70 derajat). Tepat di kampung itu, terdapat tidak kurang dari 10 orang yang menjajakan dagangannya di kampus ITB, dan salah satu nya, yang aku kenal baik sebagai KANG DEDDY.

Dibalik sikapnya yang baik, ramah, dan sholeh, ternyata terbesit sebuah kehidupan yang keras di tempat beliau berasal, yang belum pernah aku sangka sebelum-sebelumnya. Beliau mempunyai 3 orang anak, yang sekarang duduk di bangku TK, SD dan SMP. Untuk yang terakhir, tepatnya SMP naik ke SMK. Bukan, saya memang menulis SMK bukan SMA. Kang Deddy tidak mempunyai uang untuk menyekolahkan ke SMA, karena mahalnya biaya tempat tinggal, makan sehari-hari dan transportasi. Bayangkan teman-teman, anaknya yang pertama harus berjalan sejauh 3 km dari rumah ke sekolah dengan naik turun bukit, dan itu dijalani selama 3 tahun di masa SMP. Dan sekarang, masalah yang dihadapi adalah bagaimana cara untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi. Kalau teman-teman tahu, Kang Deddy menghabiskan Rp 120rb untuk tempat tinggal anaknya yang terbuat dari bambu (gedhek dalam bahasa Jawa) dan hanya Rp 60rb untuk makan anaknya dalam sebulan. Terbayang kan, betapa tiap satu keping rupiah sangat berarti buat beliau.

Rumahnya di kampung Cihurip pun sangat sederhana. Terbuat dari kayu dan bambu (karena beliau belum mampu untuk membeli semen dan batu untuk membangun rumahnya) dan hanya terdapat 2 buah kamar untuk beliau dan istri serta ke-3 orang anaknya. Namun yang membuatku sangat terkejut, bagaimana beliau dan keluarga menyambut aku dan 3 kawan-kawan GEA (Joe 06, Openg 06, Dw 06)i ketika aku disana. 5 ikan mas terbaik dan terbesar beliau ambil dari empang nya (ikan tersebut hanya mendapat makan dari dari air untuk mencuci beras, "dedek", dan selebihnya mendapat makanan dari kotoran manusia - di atas empang tersebut adalah kamar mandi umum, dan jika teman2 mandi dan membuat hajat, ikan di bawah siap menunggu untuk mendapatkan makanan- ).

Ikan terbesar disuguhkan untukku dan keluarganya dengan dibakar. Belum lagi itu, beliau menjadikan aku layaknya seorang tamu istimewa di Hotel berbintang 5. Apa pun yang ada beliau suguhkan untukku, mulai dari kelapa muda, ketela goreng, wajik, pisang raja, pete, ayam kampung dan itu berlangsung bukan hanya dalam waktu yang sebentar, namun terus-terusan sepanjang hari. Anyir mulutku untuk memakan semua makanan tersebut, karena mengingat bagaimana beratnya tanggungan keluarga harus dihidupi. Namun untuk menghormati beliau sebagai pemilik rumah, aku makan semua makanan tersebut bersama teman-teman GEA.


Keramahan yang beliau dan warga di kampung tersebut sangat luar biasa. Bayangkan, di tiap rumah yang kami datangi saat kami pamit untuk pulang, kami harus makan, untuk menghormati si pemilik rumah. Kalau teman-teman pernah mendengar nama Abuy, Acuy, Odin, di tempat itu lah kami harus makan walaupun perut kami sudah penuh terisi. Keramahan yang tak tersaingi bahkan di hotel berbintang 5.

Hiburan di daerah itu mungkin hanyalah televisi, karena nampaknya itu lah barang termahal yang beliau miliki selain anak dan keluarga. Namun sayangnya, televisi yang dipunyai Kang Ded dan keluarga sudah tidak berfungsi maksimal lagi. Antena yang dipasang pada bambu di atas rumahnya terkena petir dan sampai sekarang, bahkan untuk membeli antena beliau tidak kuasa, karena besarnya pengeluaran untuk anak dan keluarganya. Aku hanya bisa menonton qosidahan, atau menonton power ranger yang di dubbing dalam bahasa Malay, dan anaknya yang paling kecil sampai hafal tiap text dan gerakannnya, karena mungkin hanya itu lah hiburannya tiap hari.

Secuil kisah ini mungkin tidak merefleksikan seluruh kehidupan Kang Deddy dan keluarga nya. Banyak yang sudah terketuk hatinya untuk sekedar datang melihat kehidupan beliau, seperti Lubi dan Kak Febi. Dan apa yang akan beliau suguhkan ke kalian, benar-benar di luar batas nalar dan kemampuan seorang Kang Deddy dalam menjamu tamunya. Ah, aku terlalu berlebihan. Untuk datang kesana saja terlalu berat, dan memang itu lah kondisi beliau. Minimal dengan anda semua tidak hutang ke Kang Deddy, itu sangat membantu beliau menghidupi keluarganya, sekedar untuk membeli seonggok pasir dan se karung semen untuk rumah beliau. Dan ingat, beiau adalah orang tua kita di himpunan, bukan kacung, bukan pesuruh, apalagi pelayan kita. Jangan hanya bisa meminta, menyuruh, dan kalian meninggalkan kepedihan di hati beliau dengan angka-angka yang beliau tulis di buku lepek yang berisi nama-nama kalian. Menyisihkan uang untuk menabung, sama sekali tidak menghilangkan uang mu, karena kau hanya memindahkan fungsi waktu, dari semula membayar hutang, sekarang menjadi di awal bulan. Dan tahu kah apa dampaknya? Senyum kecil beliau merekah karena beliau bisa berangan-angan untuk bisa pulang ke kampung halamannya dengan mobil ELF di akhir bulan depan, untuk mengantarkan sekeping uang tersebut dan se kotak Gery Chocolatos untuk anaknya, karena ternyata, di kampung tersebut tidak ada toko, bahkan pasar tempat ibu bisa membelikan jajanan untuk anak-anaknya.

(: thx 4 teman2 GEA yang menemani ku pulang ke Bandung, mengajari ku deskripsi endapan mineral di sungai, terutama untuk Kang Deddy untuk ikan mas jantan 50cm lebih untuk dibakar, yang ternyata itu adalah ikan bakar pertama yang beliau buat, dan itu spesial untukku...
++ cobain mandi n buang hajat di empang, katanya sih enak... ternyata emang nikmat dah...






Walau makan sederhana
(Makan nasi sambal lalap)
Walau baju sederhana
(Asal menutup aurat)
Walau makan sederhana
Walau baju sederhana
Walau serba sederhana
Asal sehat jiwa raga
Dan juga hutang tak punya…
Itulah orang yang kaya (hi-hu…) ------ Rhoma Irama, Gali lobang tutup lobang

Hidup sederhana
Gak punya apa-apa tapi banyak cinta
Hidup bermewah-mewahan
Punya segalanya tapi sengsara
Seperti para koruptor…2x ------ Slank, Seperti Para Koruptor

By: Andy Yahya Alhakim
12106023

Rabu, 24 Februari 2010

THE CHAMPIONS of ISMC 7

Juara 1,2 dan 3 berfoto bersama
(ka-ki : juara 1 : Institut Teknologi Bandung, juara 2 : Universitas Sriwijaya, juara 3 : Universitas Lambung Mangkurat)



ISMC NITE : we are winners, we are miners

Indonesian Student Mining Competition (ISMC) 7 tiba di penghujung. Acara besar HMT yang digelar setiap dua tahun sekali itu akhirnya ditutup oleh sebuah acara malam puncak ISMC Nite. ISMC Nite digelar pada Minggu (14/02/2010) di Aula Barat ITB. Acara dimulai pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh peserta, panitia, dan dosen. Inilah akhir dari seluruh rangkaian kegiatan ISMC 7 yang menjadi wadah untuk silaturahmi antar peserta dan penghargaan pada institusi yang memenangkan pertandingan selama ISMC ini.
Acara diisi dengan beragam penampilan. Ada sambutan dari ketua himpunan HMT, Andy Yahya Al Hakim, sambutan ketua ISMC 7 Karta dan juga sambutan dari dosen tambang Dr.Ir.Ridho Kresna Wattimena, MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan latar belakang dari diadakannya ISMC. Selain itu, ada juga acara hiburan seperti penampilan band luar dan orgen tunggal . Suasana ISMC Nite semakin meriah karena para tamu ikut bernyanyi dan berjoged ke depan panggung diiringi alunan musik dangdut. Dosen tambang Prof.Dr.Irwandy Arif M.Sc, juga ikut memeriahkan acara dengan menyumbangkan lagu yang diiringi oleh orgen tunggal. Panitia pelaksana ISMC nite juga menyediakan red carpet dan spot untuk berfoto untuk para tamu.
Adapun acara yang ditunggu-tunggu adalah pengumuman pemenang pertandingan ISMC 7. Dari empat belas pertandingan yang diujikan , HMT ITB berhasil menjuarai delapan pertandingan dengan peringkat pertama. Berikut adalah 14 pertandingan yang diujikan serta para pemenangnya:
1. Cognitive test : Institut Teknologi Bandung
2. Hand mucking : Institut Teknologi Bandung
3. Blasting vibration analysis : Institut Teknologi Bandung
4. Rock drilling : Universitas Trisakti
5. Panning : Institut Teknologi Bandung
6. Tie in : Universitas Lambung Mangkurat
7. Bench blasting : Universitas Sriwijaya
8. Crushing and grinding : Universitas Mulawarman
9. Mine ventilation : Universitas Veteran Republik Indonesia
10. Mine supporting : Institut Teknologi Bandung
11. Mine surveying : Universitas Islam Bandung
12. Rolling resistance : Institut Teknologi Bandung
13. Rock identification : Institut Teknologi Bandung
14. Joint measuring : Institut Teknologi Bandung

Selain itu, juga terdapat kategori untuk juara umum, antara lain:

1. Juara umum 1 : Institut Teknologi Bandung (skor 1078,76)
2. Juara umum 2 : Universitas Sriwijaya (skor 921,43)
3. Juara umum 3 : Universitas Lambung Mangkurat (skor 912,91)

Setelah berlangsung 4 jam lebih, ketua ISMC 7, Karta, menutup ISMC Nite malam itu. Semua peserta dan panitia dipersilakan untuk bersalaman. Dengan berakhirnya acara ISMC nite malam itu maka berakhirlah ISMC 7. Secara keseluruhan, ISMC 7 telah berhasil terselenggara dengan baik.

foto-foto bisa dilihat disini

ISMC 7 : The Competitions

Pertandingan pada ISMC 7 secara resmi dibuka oleh Dekan FTTM, Prof.Dr.Ir. Sudarto Notosiswoyo M.Eng bertempat di lapangan basket CC barat. Dalam sambutannya beliau berpesan pada peserta untuk menjunjung sportivitas dan tetap menjaga hubungan baik antar peserta bagaimanapun hasil akhirnya nanti. Pembukaan pertandingan yang berlangsung pada 12 Februari 2010 ini dihadiri oleh panitia dan peserta ISMC 7, perwakilan dosen, dan juga beberapa perwakilan himpunan di ITB. Usai memberi sambutan, Dekan FTTM, Prof.Dr.Ir. Sudarto Notosiswoyo M.Eng, dipersilakan memukul gong sebagai pertanda telah dimulainya pertandingan ISMC 7.
Empat belas pertandingan yang diujikan, antara lain:

Tie In
Tie in merupakan pertandingan yang mensimulasikan persiapan untuk peledakan terowongan bawah tanah. Dengan menggunakan papan berlubang-lubang yang memungkinkan kita untuk memasukkan dummy nonel, kita dituntut untuk mendisain sebuah pola peledakan sesuai dengan rancangan yang sudah diperhitungkan sebelumnya dalam rupa soal tertulis dan tak lupa kita dipacu oleh waktu. Pada pertandingan ini tim HMT berhasil menyelesaikannya dengan baik dan bahkan lebih cepat 6 menit dari waktu yang diberikan dan dengan nilai keamanan yang tinggi.

Bench Blasting
Bench blasting merupakan pertandingan yang mensimulasikan peledakan jenjang. Alat yang digunakan berupa rangkaian pipa paralon yang mewakilkan lubang tembak di lapangan. Kita dituntut untuk mempersiapkan peledakan dengan menyususun pipa tadi dengan spasi dan burden yang sudah kita hitung sebelumnya, lalu memasukkan ANFO dan steming, hingga merangkainya dengan J-hook dan siap untu diledakkan. Tim HMT berjuang keras dengan penuh semangat dalam berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan ini.

Blasting Vibration Analysis
Blasting Vibration Analysis merupakan pertandingan dalam mengukur getaran dan tingkat kebisingan akibat dari peledakan yang disimulasikan dengan menumbuk bubuk korek api. Dalam pertandingan ini tim HMT memperoleh nilai sempurna.

Rolling Resistance
Rolling Resistance merupakan pertandingan yang mensimulasikan dalam mengukur nilai koefisien traksi dari sebuah truk yang disimulasikan dalam sebuah gerobak yang ditarik dengan sebuah motor penarik. Ini merupakan pertandingan yang baru dalam ISMC.

Mine Ventilation
Mine Ventilation merupakan pertandingan yang mensimulasikan perancangan sistem ventilasi bawah tanah. Yang dippertandingan adalah besar kecepatan dan tekanan udara beserta kecepatan pengeluaran gas CO. Yang unik dalam pertandingan ini adalah sang juri adalah mantan ketua ISMC-1.

Mine Supporting
Mine Supporting merupakan pertandingan yang mensimulasikan pemasangan penyanggan kayu bawah tanah. Pertandingan ini cukup menguras tenaga dan cukup beresiko karena memiliki peluang menciderai peserta. Namun tim HMT sekali lagi berhasil menyelesaikan pertandingan ini dengan maksimal tanpa ada yng terluka.

Mine Surveying
Mine Surveying merupakan pertandingan dalam menghitung koordinat dan luas suatu daerah dengan alat surveying. Dari semua peserta tak ada yang berhasil menyelesaikan pertandingan ini dan konon pada ISMC-6 tidak ada yang benar dalam pertandingan ini.

Rock Identification
Rock Identification merupakan pertandingan yang menguji wawasan peserta akan pengetahuan seputar batuan. Peserta dituntut untuk mengidentifikasi batuan yang disediakan oleh panitia.

Panning
Panning merupakan pertandingan yang mensimulasikan pendulangan emas di sungai. Namun dalam pertandingan ini yang digunakan adalah pasir besi dan dilakukan di sebuah kolam air. Seperti pada seni mendulang di kenyataan, yang dinilai adalah jumlah pasir besi yang didapat dan seberapa banyak pengotornya.

Joint Measurring
Joint Measurring merupakan pertandingan yang mensimulasikan pengukuran kekar di lereng. Pertandingan ini menguji keterampilan peserta dalam menggunakan kompas geologi dan pemahaman peserta dalam hal geoteknik.

Hand Mucking
Hand Mucking merupakan pertandingan yang menuntut kemampuan fisik dan kekompakan koordinasi peserta dalam mensimulasikan pemuatan material ke dalam lori di bawah tanah dengan menggunakan sekop.

Crushing and Grinding
Crushing and Grinding merupakan pertandingan yang mensimulasikan pengolahan material. Pertandingan ini merupakan pertandingan yang sangat sulit ditebak karena hasilnya tidak bisa dikontrol dan diperkirakan tanpa melakukan percobaan sebelummnya. Pada pertandingan ini peserta diberi bongkahan batu untuk dihancurkan menjadi serbuk.

Rock Drilling
Aturan main dari pertandingan ini adalah melakukan persiapan baik Jack Hammer vertikal dan horizontal masing-masing maksimal 1.5 menit, kemudian pengeboran vertikal sedalam-dalamnya dan severtikal mungkin dalam waktu 3 menit, dan pengeboran horizontal dengan kedalaman 50 cm yang berjumlah 2 lubang dalam waktu 5 menit.
Pertandingan berlangsung dengan menggunakan Jack Hammer untuk pengeboran horizontal dan vertikal, serta kompresor yang ada dari lab geomekanika. Untuk batu gamping, yang menjadi perbedaan dari ISMC sebelumnya adalah dengan tidak berkenannya PT PUMARIN, Padalarang untuk menyumbang batu sisa untuk pertandingan, sehingga tidak tersedianya lagi batu gratis, sehingga pihak panitia harus membeli batu di tempat lain dikarenakan proses administrasi di PT PUMARIN mengalami hambatan karena sedang adanya perubahan system manajemen. Alhasil, panitia harus membeli ditempat lain, yaitu batu seukuran 100x80x140 cm3 dibeli di PT MULTIMARMER seharga Rp 4 juta.
Namun pertandingan berjalan lancar dan tidak terjadi kecelakaan selama pertandingan rock drilling, namun terjadi kendala pada saat pengeboran horizontal yang disebabkan oleh batuan yang memiliki struktur di muka batuan sehingga pada hari kedua, kondisi muka batuan sudah banyak hancuran dan retakan. Oleh karena itu panitia melakukan perubahan posisi lubang bor yang tentu saja yang disepakati oleh para peserta.
Pertandingan berlangsung seru walaupun sempat diguyur hujan di waktu sore hari Jumat dan Sabtu, namun saat hujanpun peserta sepakat untuk melanjutkan pertandingan.
Sayangnya tim dari tuan rumah sendiri HMT ITB mengalami kendala saat bertanding pegeboran horizontal karena tidak menyelesaikan dua lubang sedalam 50cm dengan baik setelah melakuan pengeboran vertikal dengan sangat baik. Belum lagi ditambah pengurangan nilai atau pinalti akibat steel bit mengenai kepala salah satu peserta sesaat sebelum melakukan pengeboran horizontal sehingga poin yang diperoleh tim HMT ITB menjadi semakin kecil.

foto-foto bisa dilihat disini

WORKSHOP ISMC 7 (DATAMINE : JORC CODE, estimasi dan laporan)


(Kamis, 11 Februari 2010) JORC Code bukanlah hal baru di dunia pertambangan. Standar internasional dalam pelaporan dan estimasi suatu ekplorasi dalam kegiatan pertambangan ini telah dirilis sejak 1989, dengan edisi terbarunya tahun 2004. Oleh karena itu, diadakan kegiatan workshop untuk memberikan pengenalan secara luas tentang JORC Code. Workshop “JORC Code on Reserve and Resource Estimation” merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ISMC 7 (The 7th Indonesian Students Mining Competition). Kegiatan ini dilaksanakan pada 11 Februari 2010 dengan menggunakan ruang presentasi Comlabs ITB. Rangkaian workshop sendiri diikuti oleh 27 peserta yang berasal dari berbagai universitas peserta ISMC 7 dan umum.

Dengan mengutip pada JORC Code yang ada, workshop ini dipresentasikan oleh Ir. Ronald Sibarani, M. Min, MAusIMM, pemilik konsultan PT Stania Bara Consulting. Beliau juga merupakan salah satu competent person yang dimiliki dunia pertambangan di Indonesia. Di Indonesia, hanya terdapat 6 orang competent person untuk JORC Code. Kegiatan workshop dibagi menjadi dua sesi. Dengan durasi hampir 3 jam pada sesi pertama, Bapak Ronald Sibarani mengarahkan secara teori tentang JORC Code dan competent person. Pada bagian ini, presentator mengarahkan dengan informatif pengenalan competent person secara umum. Pengenalan teori cukup menarik perhatian peserta workshop. Antusias peserta terlihat dalam komunikasi dengan presentator melalui pertanyaan seputar topik yang diberikan.
Setelah dilakukan istirahat siang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kedua. Pada sesi kedua, peserta diarahkan pada pengenalan penggunaan software datamine. Dengan computer masing-masing, peserta diajarkan gambaran umum datamine melalui studi kasus. Pengarahan diberikan oleh para trainer PT Stania Bara Consulting. Selama hampir 4 jam, para trainer menjelaskan dengan cepat tiap tahap yang digunakan untuk memecahkan studi kasus yang diberikan. Bapak Ronald mengakui bahwa pelatihan yang diberikan sebatas pengenalan dan tidak mendalam. “Pelatihan yang diberikan memang sebatas pengenalan dan cepat dalam penyampaian. Ini karena materi yang biasa diberikan untuk 5 hari pelatihan, hanya dijelaskan pada pertemuan 4 jam.”ujarnya.
Di sesi 2, alur pelatihan mulai terasa membuat peserta lelah mengejar materi. Akan tetapi, hampir seluruh peserta tetap mengarahkan perhatian kepada penjelasan Bapak Volta Okta yang memaparkan materi praktik.
Diakhiri dengan langkah pembuatan pit tambang sebagai jawaban studi kasus yang diberikan, pelatihan dinyatakan selesai. Keseluruhan rangkaian acara workshop yang lancar ini ditutup dengan sesuatu yang baru bagi sebagian besar peserta. Dengan demikian, satu lagi rangkaian ISMC 7 selesai.


SEMINAR ISMC 7 (The Application of Mine Closure System as a Part of The Sustainability of Mining)

(Rabu, 10 Februari 2010) Seminar ISMC kali ini mengambil tema dari isu yang paling dicermati tidak hanya oleh para pelaku tambang, tapi juga oleh para pemerhati lingkungan dan masyarakat yakni mengenai penutupan area tambang. Dengan judul The Application of Mine Closure System as a Part of The Sustainability of Mining, seminar ini bertujuan untuk menginformasikan kepada civitas akademik dan pelaku tambang mengenai langkah-langkah dan apikasi dari penutupan tambang pasca-produksi yang tidak hanya dilihat dari segi efisiensi dan ekonomis tapi juga memerhatikan keberlanjutan ekosistem serta kehidupan masyarakat si sekitarnya. Seminar ini diisi oleh pembicara dari dirjen terkait yakni Dirjen Mineral, Batubara dan Panas Bumi serta dari perusahaan tambang besar di Indonesia baik mereka yang sudah berpengalaman secara langsung dalam menangani penutupan tambang, juga dari mereka yang baru sampai dalam tahap perencanaan. Para pembicara tersebut ialah Dr. Witoro Soelarno (Dirjen Mineral, Batubara dan Panas Bumi), Ignatius Wurwanto (PT. Indo Tambangraya Megah Tbk), Agus Yulianto (PT. Aneka Tambang Tbk), Huzen Surya Wardhana (PT. Arutmin Indonesia), Jerry Konjansuw (PT. Newmont), David Roberto (PT. Rio Tinto) dan M. Hanafi (PT. Freeport Indonesia).

Seminar yang dihadiri kurang lebih 350 peserta ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan dibuka oleh Dwi Pangestu Ramadhani (TA’08) sebagai MC dan dilanjutkan dengan penampilan Tari Merak oleh siswi-siswi SMA Negeri 2 Cimahi. Seusai hiburan, acara kembali dilanjutkan dengan kata sambutan dari pihak panitia yang diwakili oleh Novrina Nur Annisaa (TA’06) selaku kadiv seminar ISMC 7, dan kata sambutan dari pihak fakultas yakni Prof. Dr. Ir.Sudarto Notosiswoyo M,Eng. Lalu acara diselingii dengan coffe break hingga sesi I dimulai. Sesi I seminar ISMC 7 ini dimoderatori oleh Dr.Ir. Rudi Sayoga dengan pembicara Dr. Witoro Soelarno , Ignatius Wurwanto dan Agus Yulianto. Isu yang banyak disinggung pada seminar kali ini adalah mengenai keterkaitan penutupan tambang dengan kebijakan-kebijakan pemerintah, yaitu UU Minerba dan Peraturan Menteri ESDM. Setelah sesi 1 selesai, para peserta dipersilakan untuk istirahat sejenak dan makan siang. Sekitar pukul 13.00 WIB, seminar kembali dilanjutkan dan masuk ke sesi II. Pada sesi II ini, Kaprodi Teknik Pertambangan ITB, Rudianto Ekawan ST.,MT., bertindak sebagai moderator dengan pembicara yakni Huzen Surya Wardhana, Jerry Konjansuw, David Roberto dan M. Hanafi.
Banyak sekali undang-undang yang mengatur tentang penutupan tambang. Ketentuan pokok pertambangan dimuat dalam Undang-Undang Pertambangan Umum No. 11/1967. Sedangkan reklamasi dan penutupan tambang diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No. 18/2008, dengan prinsip tidak menimbulkan beban terhadap pengguna lahan selanjutnya, sesuai dengan kriteria lingkungan, serta memenuhi keselamatan dan keamanan.

PT. Aneka Tambang
PT. Antam memproduksi pasir besi, emas, bauksit, dan nikel, dengan beberapa tempat operasi di antaranya Cikotok, Cilacap, dan Kutoarjo. Pada PT Antam, penutupan tambang dimulai dengan penyusunan rencana penutupan tambang. Selanjutnya dilakukan sosialisasi dengan stakeholder, diikuti penonaktifan, pembongkaran, dan pengembalian lahan. Setelahnya, dilakukan rehabilitasi lahan dan pengelolaan lingkungan. Kemudian dilakukan pengelolaan aset dan tenaga kerja, audit pelaporan, dan penyerahan laporan akhir.Agus Yulianto mengemukakan studi kasus pelaksanaan penutupan Tambang Pasir Besi Cilacap. Pada 2005 hingga 2009, kegiatan pelaksanaan penutupan Tambang Cilacap yang telah dilakukan meliputi pengelolaan tenaga kerja dan aset, pemantauan lingkungan, rehabilitasi lahan terganggu, pengembangan masyarakat, dan audit program lingkungan.

PT. Indo Tambangraya Megah
PT. Indo Tambangraya Megah (ITM) merupakan produsen batu bara. PT. ITM telah menyalurkan batu bara ke pasar lokal maupun internasional. Pada PT. ITM, Rencana Penutupan Tambang (RPT) dapat dikategorikan menjadi input dan output. Input meliputi identifikasi masalah dan potensi sumber daya terbarukan, koordinasi dengan stakeholder, serta penelitian lapangan. Output RPT PT. ITM meliputi analisa pemecahan masalah, pemberdayaan ekologi, ekonomi dan sosial, serta rekomendasi pemanfaatan lahan pasca tambang. Pada PT. ITM dikenal juga konsep penetapan kriteria keberhasilan. Kriteria ini didasarkan pada Peraturan Menteri ESDM No. 18/2008 serta pada prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development), misalnya dengan pembongkaran fasilitas dan reklamasi lahan bekas tambang, membedayakan sumber daya terbarukan, serta mengedepankan keterlibatan masyarakat.

PT. Kelian Equatorial Mining-Rio Tinto
Perencanaan penutupan tambang PT. Kelian Equatorial Mining (KEM) terdiri atas pernyataan penutupan tambang pada 1998, diskusi dan studi awal, pembentukan Komite Pengarah Pengakhiran Tambang (KPPT) pada 2001, serta perumusan rencana penutupan tambang. Penutupan tambang PT KEM dilaksanakan dengan menyeluruh dan berkelanjutan. Menyeluruh artinya memperhatikan aspek teknis, lingkungan, dan sosial serta melibatkan stakeholders; berkelanjutan artinya mengusahakan agar manfaat program bisa terus berlangsung meskipun PT KEM sudah tidak beroperasi. Dalam praktek penutupan tambang PT KEM, terdapat beberapa kendala sekaligus pemecahan. Misalnya, operasional penutupan membutuhkan ketelitian dan pengawasan yang lebih, kemudian PT KEM melibatkan jumlah karyawan dan kontraktor yang lebih banyak. Belum banyak pula karyawan yang berpengalaman dalam penutupan tambang; untuk mengatasinya, PT KEM melibatkan berbagai konsultan nasional maupun asing. Terdapat pula perbedaan persepsi pihak luar, kemudian PT KEM mengikutsertakan masyarakat dan pemerintah dalam perencanaan, pengerjaan, dan pengawasan.


PT. Newmont Minahasa Raya
Rencana Penutupan Tambang PT. Newmont Minahasa Raya (PTNMR) disusun bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat lokal, dan PTNMR. Pemerintah Indonesian dan PTNMR menyetujui RPT pada Desember 2002.Sebagai tindak lanjut dari persetujuan itu, Direktur Jenderal Minerbapabum membentuk Tim Pemantau Pelaksanaan Penutupan Tambang (TP3T). Tim ini bertugas mengevaluasi laporan pengelolaan dan pemantauan penutupan tambang, menginspeksi kemajuan, memberikan saran, dan melaporkan hasil evaluasi kepada Direktur Jenderal Minerbapabum.PTNMR melakukan pemantauan dan pengelolaan penutupan tambang. Hal ini ditempuh dengan pemantauan laut, pemantauan darat, pengelolaan darat, serta pengelolaan aspek sosial seperti pembangunan berkelanjutan yayasan, serta pengalihan fasilitas dan layanan umum PTNMR ke pemerintah dan masyarakat lokal.
Walaupun antarperusahaan menempuh teknis operasional yang bebeda dalam penutupan tambang, pada dasarnya semua perusahaan memegang prinsip pembangunan berkelanjutan. Lahan yang ditinggalkan harus didukung secara ekologi. Masyarakat harus pula diberdayakan agar kesejahteraan dapat terjaga, bahkan setelah perusahaan-perusahaan ini tidak lagi beroperasi di kawasan mereka.

Seminar selesai pada sekitar pukul 16.00 WIB. Di setiap akhir sesi para pembicara dan moderator menerima plakat dan maskot ISMC 7.


foto-foto bisa dilihat DISINI

Selasa, 02 Februari 2010

Langkah Tim Sepakbola HMT terhenti di perempat final GFL 2010

Pertandingan antara HMT berhadapan dengan MTI diselenggarakan di Sasana Olahraga Ganesa (Saraga) ITB dalam cuaca mendung dengan rintik-rintik hujan membasahi lapangan. Kick off dimulai pada pukul 2.20 WIB. Pertandingan berlangsung cukup seru dengan kedua tim saling serang secara bergantian. Pada menit-menit awal babak pertama, tim HMT melakukan beberapa kali serangan ke kubu pertahanan tim MTI, dan pada menit-menit selanjutnya berganti MTI yang gencar melakukan penyerangan. Namun, sampai peluit tanda turun minum dibunyikan belum terjadi satu gol pun, skor masih tetap 0-0. Kebecekan lapangan membuat bola seringkali terhenti sehingga mempersulit para pemain menduga arah gerak bola. Pada saat istirahat babak pertama, terjadi hujan yang cukup deras sehingga membuat lapangan pertandingan menjadi semakin becek.
Pada kick off babak kedua, tim HMT melakukan pergantian pemain dengan mengeluarkan bek kiri bernomor punggung 28, Ragil ‘Sohuy’ (HMT08) dan memasukkan Babe ‘Iam’ (HMT07) pada posisi yang sama. Permainan cepat yang dilakukan tim MTI masih mampu dihadapi pemain-pemain belakang HMT yang dikomandoi Anam (HMT06). Peluang emas didapatkan oleh Abi (HMT07) pada pertengahan babak kedua ketika dirinya berhasil lolos dari jebakan offside dan berhasil menerima bola hasil tendangan bebas. Namun, bola masih dapat ditangkap oleh penjaga gawang tim MTI. Pergantian pemain yang dilakukan HMT dengan mengeluarkan Firly (HMT08) dan memasukkan Frans (HMT06) yang lebih bertipe menyerang membuat tim HMT lebih banyak melakukan serangan. Akan tetapi, penyelesaian akhir yang kurang sempurna menyebabkan belum terjadi satu gol pun.
Tim MTI kemudian mendapatkan kesempatan melakukan tendangan bebas dari sisi kiri gawang tim HMT. Pemain MTI menendang ke arah tiang jauh dan menciptakan kemelut yang membuahkan gol, 0-1 untuk keunggulan MTI. Beberapa peluang kemudian didapatkan oleh kedua tim, namun belum juga berhasil mengubah keadaan. Mendekati menit berakhirnya pertandingan, tim HMT mendapatkan kesempatan melakukan tendangan penalti setelah Anam melakukan overlapping sampai ke kotak penalti lawan dan kemudian dilanggar oleh pemain belakang MTI. Anam sendiri melakukan tendangan dari titik putih ke arah kanan gawang MTI, tetapi masih dapat ditangkap dengan baik oleh penjaga gawang MTI. Wasit kemudian meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan dengan keunggulan MTI, 1-0.


Foto-foto Perempat Final GFL 2010 bisa dilihat DISINI

Minggu, 31 Januari 2010

Indonesian Students Mining Competition 7


Informasi lebih lengkap tentang ISMC 7, bisa kunjungi link ini







LKO HMT ITB 2010

Pada hari Jumat, 29/01/2010, divisi kaderisasi HMT kembali menyelenggarakan acara rutinan HMT tiap tahun yaitu Latihan Kepemimpinan Organisasi (LKO) yang bertempat di ruang seminar tambang. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri oleh sebagian besar anggota HMT dari angkatan 2008,2007, dan 2006. Pada LKO kali ini hanya mengundang satu orang trainer yang sudah berpengalaman yang juga adalah seorang alumni HMT yaitu, Pak Eko Utomo (TU 91). Acara LKO ini bertujuan untuk menambah ilmu semua anggota HMT mengenai ilmu-ilmu Kepemimpinan dan Organisasi serta peningkatan softskill masing-masing anggota sehingga para anggota bisa mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari khususnya dalam berorganisasi di dalam HMT.
Pertama kali acara dibuka oleh Ketua Himpunan, Andy Yahya Al Hakim (TE 06), dan kemudian langsung masuk ke dalam materi oleh Pak Eko. Dengan duduk beralaskan tikar, para peserta mendengarkan semua materi yang disampaikan Pak Eko. Banyak materi penting yang disampaikan oleh Pak Eko terkait kepemimpinan seperti manajemen waktu, POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dan leading effective meeting. Dalam tiap poin materi yang disampaikan disertakan contoh dari pengalaman Pak Eko sendiri. Penyampaian materi dilakukan secara lugas dan tidak kaku sehingga suasana lebih cair dan tidak membosankan serta dapat terserap dengan baik. Terbukti adanya pertanyaan-pertanyaan tajam dari anggota HMT yang berhubungan dengan materi yang disampaikan Pak Eko, terutama terkait leading effective meeting. Pada pukul 22.00, LKO malam itu pun selesai dengan penutupan dari Kahim dan disambung lagi esok paginya.
Pada pukul 08.00 WIB, hari Sabtu, 30/01/2010, acara LKO kembali dilanjutkan dengan pembicara yang masih sama, namun dengan materi berbeda. Materi yang diberikan kali ini adalah building environment of trust, star feedback, serta beberapa materi lainnya. Tidak lupa Pak Eko menyelipkan beberapa game yang diikuti oleh peserta agar penyampaian materi tidak membosankan. Di pertengahan acara terdapat waktu istirahat selama 15 menit.Terakhir Pak Eko membagi peserta dalam beberapa kelompok untuk mempraktekkan materi yang telah disampaikan dan diperagakan kepada semua peserta. Setelah itu, pada pukul 12.00 WIB, LKO ditutup oleh Kahim dan ada pemberian cinderamata pada Pak Eko berupa sebuah karikatur Bang Eko sendiri dan T-shirt model baru keluaran HMT.
Semoga dengan adanya acara LKO ini, masing-masing anggota mendapatkan cukup bekal wawasan dalam meningkatkan softskillnya dalam hal kepemimpinan dan organisasi yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari menuju kehidupan yang jauh lebih sukses. Amin.

Album foto LKO HMT ITB 2010 bisa dilihat DISINI

Kamis, 21 Januari 2010

HMT ITB meraih kemenangan 4-1 atas KMPN ITB di Ganesha Football League 2010

Tim sepakbola HMT ITB kembali merebut kemenangan pada pertandingan keduanya di Ganesha Football League 2010 saat menantang tim sepakbola Keluarga Mahasiswa Penerbangan ITB (KMPN ITB) dengan skor cukup telak 4-1 (4-0). Mulai dari kickoff babak pertama, tim sepakbola HMT terlihat mendominasi pertandingan. Banyak serangan dan peluang emas terjadi melalui kerja sama yang cukup baik antara pemain tengah, sayap dan penyerang. Gol cepat HMT pertama terjadi di menit ke-5 babak pertama melalui tendangan dari luar kotak pinalti yang indah oleh Firly HMT08. Kemudian pada menit ke-23 melalui sebuah kemelut yang berawal dari umpan sayap kanan, M.Najih ‘Gerrard’ Matlubi HMT06 mencetak gol indah melalui tendangan volley nya yang menusuk pojok kanan gawang lawan. Tak beberapa lama kemudian pada menit ke-28, HMT semakin mengungguli lawannya setelah Gadhang HMT08 mencetak gol ketiga HMT yang berawal dari sebuah kemelut didepan gawang KMPN. Dan tak cukup sampai disitu, HMT terus melakukan penyerangan ke daerah pertahanan lawan. Alhasil 4 menit kemudian yang kembali berawal dari sebuah kemelut, Firly mencetak gol keduanya pada pertandingan kali ini. Meskipun bola sempat memantul kaki pemain lawan sebelum masuk ke gawang, wasit memutuskan bahwa gol tersebut bukanlah gol bunuh diri. Skor 4-0 untuk HMT bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, intensitas serangan HMT masih cukup tinggi. Banyak peluang tercipta di babak kedua ini, namun komunikasi yang kurang baik antara pemain tengah dan pemain depan serta penyelesaian akhir yang buruk, gagal menciptakan tambahan gol untuk HMT. Cuaca yang semakin panas dan stamina pemain yang menurun, membuat kualitas permainan HMT ikut menurun. Hasilnya pada menit ke-30 KMPN berhasil mencuri satu gol setelah memanfaatkan kelengahan pemain yang terlalu asyik menyerang. Setelah itu HMT kembali berusaha untuk menyerang dan menciptakan beberapa peluang yang seharusnya bisa menjadi gol. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, HMT gagal menambah golnya. Skor akhir 4-1 untuk kemenangan HMT ITB.
Dengan kemenangan ini, HMT ITB menempati peringkat pertama di Grup B dengan nilai 6 dari dua pertandingan diatas MTM ITB, HMP ITB dan KMPN ITB. Pada pertandingan selanjutnya HMT ITB harus menghadapi tim kuat Himpunan Mahasiswa Planologi ITB. Semoga pada pertandingan ketiganya tersebut, HMT ITB bisa kembali meraih kemenangan dan memuluskan jalannya meraih juara Ganesha Football League 2010.
Foto-foto pertandingan ini bisa dilihat di SINI

Rabu, 20 Januari 2010

Permohonan Maaf Dari Tim Yudha Bumi


Bersama dengan ini kami Tim Yudha Bumi ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota HMT ITB dan alumni-alumni karena kurangnya koordinasi, kami tidak dapat meliput pertandingan perdana HMT ITB di Ganesha Football League tanggal 15 Januari 2010 kemarin.
Sebagai informasi, pada pertandingan perdana kemarin, HMT ITB mengukuhkan kemenangan 3-0 atas Mahasiswa Teknik Material ITB (MTM ITB). Semoga di pertandingan berikutnya pada hari Kamis, 21 Januari 2010, HMT ITB bisa kembali merebut kemenangan saat melawan Keluarga Mahasiswa Penerbangan ITB dan memuluskan jalannya untuk meraih juara. Amin.



Training Camp Tim Sepak Bola HMT ITB


Dalam menyambut dan merebut juara pada Ganesha Football League ITB yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika 'TERRA' ITB tahun 2010 ini, Divisi Olahraga HMT ITB pada tanggal 9 sampai 11 Januari 2010 kemarin telah mengadakan Training Camp bagi tim sepakbola-nya. Pada Training Camp yang berlangsung 3 hari di Cikole-Lembang ini, tim sepakbola kita tercinta dipercayakan pelatihan fisik dan skill-nya kepada pelatih sepakbola yang memiliki pengalaman luar biasa dalam melatih sepak bola.
Semoga dengan adanya Taining Camp ini, tim sepakbola HMT ITB mampu mengukuhkan diri sebagai juara pertama pada GFL 2010 ini dan kompetisi-kompetisi serupa kedepannya. Mari kita dukung terus pasukan sepakbola kita. HMT..HMT..HMT !!!!!!

Untuk foto-foto Training Camp ini, bisa dilihat di SINI

Rabu, 04 November 2009

WISUDA HMT ITB OKTOBER 2009


Jumat, 24 oktober 2009, akhirnya HMT kembali mengadakan acara syukuran wisuda yang merupakan acara wisudaan terakhir di tahun 2009 ini. Jumlah wisudawan kali ini adalah 32 orang yang didominasi oleh angkatan 2005. Sama seperti acara syukuran wisuda sebelumnya , acara wisnite berlangsung di teman parkir belakang ITB. Tema acara yang dibawa kali ini adalah ‘santai di pantai’ dengan konsep barbeque-an. Acara wisnite di mulai pada pukul 17.00 WIB dan diisi oleh para dosen dan orang tua. Ada sambutan Ketua Prodi, perkenalan dosen ke orang tua, dan foto-foto orang tua, dosen, dan wisudawan di depan baliho HMT. Menjelang acara HMT dimulai pukul 19.00, acara diisi dengan makan-makan. Tak lupa pula panitia menyuguhkan hidangan nasi kotak, sosis bakar, pisang bakar, teh dan nutrisari .
Pada pukul 19.00 barulah acara HMT nya di mulai. Tidak ada penundaan waktu, acara langsung dapat dimulai dan diisi pertama oleh 2 orang MC cewek kemudian sambutan dari Ketua Himpunan dan Ketua Wisuda serta pembacaan doa. Selanjutnya ada penampilan band Lafrosia (band cewek) yang membuat semua laki-laki berdiri danmemajukan kursinya ke depan panggung bahkan ada yang ikut berjoged sehingga acara berlangsung meriah. Kemudian ada pembagian plakat, foto-foto wisudawan, pemberian selamat dari anggota HMT pada wisudawan, penampilan band dari wisudawan dan penampilan band lasalifu. Tiap jeda acara diisi dengan pemutaran slide foto wisudawan dan video berisi pesan dan kesan dari anggota HMT. Terakhir ada penampilan OSD yang kocak dan unik sehingga semua orang ikut berdendang bersama mereka.
Besoknya, Sabtu, 25 oktober 2009, berlangsunglah acara arak-arakan, meskipun ada larangan dari rektorat, apalagi pelarangan tersebut diikuti dengan ancaman sanksi skor satu semester bagi Ketua Himpunan yang tetap melakukan arak-arakan. Arak-arakan dimulai sekitar pukul 14.00 dari sabuga setelah sebelumnya daerah ITB diguyur hujan yang sangat deras disertai angin kencang. Transportasi wisudawan menggunakan motor sedangkan wisudawati menggunakan delman. Pada arak-arakan kali ini panitia mempersiapkan karangan bunga sebagai tanda ikut berduka cita atas bencana gempa di Indonesia serta sebagai bentuk kepedulian HMT terhadap masyarakat. Walaupun begitu acara tetap berlangsung dengan sukacita.
Rute masuk kampus dari sabuga ke jalan Taman sari. Acara diisi dengan mars HMT dan lagu-lagu HMT lainnya. Semuanya ikut bernyanyi walaupun hujan dan membuat jalan macet. Saat tiba di jalan Tamansari semua wisudawan dan wisudawati turun dari kendaraan dan berjalan menuju gerbang depan kampus. Namun yang unik dari arak-arakan kali ini adalah dengan adanya Gerobak cinta OSD yang telah menunggu untuk memeriahkan suasana. Saat tiba di gerbang depan ada semburan api dan push-up HMT. Walaupun hujan, antusias anggota HMT untuk memeriahkan arak-arakan tidak surut. Semuanya senang dan gembira. Selanjutnya dari gerbang depan menuju prodi belok kanan melewati TL dan GKU timur. Dengan hujan yang sudah mulai sedikit mereda arak-arakan berlanjut hingga tibalah di Prodi. Acara penonhiman wisudawan pun di mulai. Semua wisudawan disuruh push up berantai dengan mata ditutupi bandana HMT. Sedangkan anggota HMT yang lain sibuk memarahi dan memukuli dari belakang. Setelah penonhiman selesai ada pemotongan pita dan pemotongan tumpeng sebagai wujud selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Dengan demikian berakhirlah acara wisudaan oktober ini.

HMT..HMT..HMT !!!!w

foto-foto lainnya bisa dilihat disini