Kamis, 04 Juni 2009

BULETIN YUDHA BUMI EDISI JUNI 2009

Akhirnya, buletin perdana Yudha Bumi 09/10 terbit juga. Yihaaaaa.... :D
Meski sederhana, semoga buletin yang kami buat ini dapat bermanfaat buat semuanya. Saran dan masukannya kami tunggu lho :)

Inside:
- Wisudaan HMT-ITB April 2009
- Siapakah Ketua ISMC VII kita?
- Dies Natalies ke-54 HMT-ITB
- Wawancara dengan KAHIM baru HMT-ITB 09/10
- Jokes
- Gallery
- Dll

Silahkan diunduh DISINI

Kamis, 28 Mei 2009

Nonton Bareng Final Liga Champion 2009


(Kamis, 28 Mei 2009) Final Liga Champion 2009 impian antara M.U. dan Barcelona yang dianggap bakal berjalan seru telah 'memancing' divisi BRT HMT untuk mengadakan acara nonton bareng final tersebut di himpunan. Acara nonton bareng yang diharapkan akan dihadiri oleh seratusan anggota ternyata hanya dihadiri oleh 13 anggota saja ditambah kang Ded. Padahal Divisi BRT telah menyiapkan proyektor dan layar besar agar suasana benar-benar meriah dan wah seperti di luar Stadion Olympico Roma. Tidak lupa juga snack berwarna-warni yang rasanya tidak bisa tergantikan sampai kapan pun. Mungkin banyaknya anggota yang tidak hadir ini dikarenakan acara nonton bareng ini diadakan pada minggu-minggu UAS, bahkan sebagian besar anggota ada yang akan melaksanakan ujian di jam 7 pagi harinya.
Dari 13 anggota yang hadir, sebagian besar adalah pendukung tim Barcelona dan sebagian yang lain adalah pendukung tim M.U. Namun diketahui ada satu orang anggota yang ternyata adalah pendukung fanatik Panathinaikos (sebut saja namanya Bunga). Acara nonton bareng yang hanya dihadiri oleh sebagian kecil anggota ini ternyata menghadirkan suasana yang tidak kalah ramai dengan suasana di cafe-cafe. Sorakan riuh mulai menggema di himpunan sejak jam satu malam sebelum kickoff dimulai. Tapi ini bukan sorakan untuk mendukung timnya masing-masing melainkan sorakan untuk menghujat gambar yang tidak mau muncul di layar. Untung saja dengan sedikit do'a dan usaha, gambar itu pun akhirnya muncul meski kotor karena pengaruh kualitas antena yang dipakai.
Sebelum kickoff dimulai, terdapat acara hiburan dari bang Iwan dan Maros yaitu penampilan wayang tangan di layar proyektor yang membawa cerita tentang kehidupan burung dan ular serta anjing dan kelinci. Tidak penting memang. Tapi ya sudahlah.
Secara keseluruhan acara nonton bareng ini cukup meriah. Hujatan antara masing-masing pendukung tim terus terlempar selama pertandingan berlangsung. Pendukung Barcelona menghujat pendukung M.U., dan sebaliknya pendukung M.U. menghujat pendukung Panathinaikos. Sementara itu kang Ded hanya bisa terdiam sedih tidak bisa tidur karena riuhnya suasana himpunan dini hari tadi.
Pertandingan Final Liga Champion 2009 ini benar-benar final impian. Permainan cantik dari kedua tim benar-benar menghipnotis para anggota yang terus menerus berdecak kagum sepanjang pertandingan. Ini menjadi hiburan yang sangat berarti bagi sebagian anggota yang awalnya stress akibat hanya bisa menjawab satu dari dua pertanyaan UAS di sore harinya.
Akhir kata, selamat buat para pendukung Barcelona yang telah meraih gelar ketiganya musim ini. Buat para pendukung M.U., jangan bersedih. Anda bisa meluapkan kesedihan anda di pertandingan melawan PSSI nanti.


NB: Tim Yudha Bumi memohon maaf karena tidak ada dokumentasi pada acara ini dikarenakan fotografer kami ketiduran. Terima kasih.

Rabu, 20 Mei 2009

DIES NATALIES -54 HMT ITB


(15 Mei 2009) HMT-ITB merayakan hari ulang tahunnya yang ke-54. Dalam perayaan dies natalies HMT-ITB kali ini terdapat beberapa perbedaan konsep acara dari acara tahun lalu. Pada dies natalis kali ini, tidak ada acara lari keliling kampus dikarenakan tidak ada persetujuan dari fakultas untuk melakukannya. Ini merupakan buntut dari beberapa masalah yang sedang dihadapi HMT akhir-akhir ini. Acara lari keliling kampus tersebut kemudian diganti dengan acara silaturahmi dan pemberian bingkisan kecil berupa jam dinding ke seluruh himpunan jurusan di ITB dan pembagian note ke massa kampus. Kegiatan ini dilakukan hingga pukul 18.20 WIB ditutup dengan kumandang Mars HMT di tengah-tengah kampus.

Selain itu acara utama yang awalnya direncanakan untuk diadakan di Kantin Tambang, dibatalkan dan dipindahkan ke Ruang Seminar Besar prodi. Acara yang seharusnya dimulai pukul 19.00 WIB tersebut terpaksa diundur 15 menit karena menunggu anggota yang lain hadir. Acara dies natalis ini kemudian dibuka dengan jumlah anggota yang hadir berjumlah 80 orang dan dihadiri oleh alumni-alumni HMT sebagai tamu. Alumni-alumni yang hadir tersebut antara lain Pak Faisal Firdaus (mantan Kahim HMT ’89), Pak Eko Utomo, Pak Tubagus Nugraha, Pak Widi dan Pak Ahmad Junaeni.

Acara kemudian dimulai dengan kata sambutan dari Fajar Gilang Pratama (TA 07) selaku ketua panitia Dies Natalies HMT kali ini, Andy Yahya selaku Ketua HMT 09/10, Pak Ridho selaku ketua prodi Teknik Pertambangan dan Pak Sudarto selaku Dekan fakultas. Setelah kata sambutan selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan acara pemotongan tumpeng oleh Andy Yahya sebagai tanda bahwa acara dies natalies resmi dibuka.

Sebelum masuk ke acara utama yaitu forum diskusi bersama alumni, acara dilanjutkan dengan acara makan-makan. Disini panitia menyediakan bakso dan puding coklat sebagai hidangan untuk anggota, sementara nasi tumpeng disediakan untuk para ‘orang tua’ HMT.
Kurangnya koordinasi panitia dan anggota pada acara makan-makan ini membuat acara forum diskusi bersama alumni terpaksa terlambat sekitar 40 menit-an. Ini terjadi karena masih banyak anggota yang belum mendapat ‘jatah’ bakso dimana untuk mendapatkannya saja harus ikut terlebih dulu dalam antrian satu baris yang lama. Bahkan hingga acara forum alumni dibuka pada pukul 20.30 WIB, masih ada beberapa anggota yang masih berdiri dalam antrian. Setelah terlambat sekitar 40 menit, MC acara akhirnya membuka acara forum alumni pada pukul 20.30 WIB dengan pemutaran video perjalanan kehidupan HMT dari tahun ke tahun dan video ucapan selamat ulang tahun kepada HMT dari himpunan-himpunan lain se-ITB. Acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari 3 orang alumni HMT, yaitu Pak Faisal Firdaus, Pak Eko Utomo dan Pak Tubagus Nugraha.

Pak Faisal Firdaus dalam presentasinya menggambarkan seberapa besar pentingnya sebuah kemampuan non-teknis (softskill) sebagai pelengkap dari kemampuan teknis pada saat kerja nanti. Selain itu juga beliau menunjukkan beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh lulusan Teknik Pertambangan saat bekerja di industri pertambangan. Di akhir presentasi, Pak Faisal Firdaus memberi saran kepada anggota untuk terus aktif berorganisasi sebagai cara untuk terus meningkatkan softskill. Selain itu, beliau juga berpesan kepada anggota untuk terus berupaya melakukan perbaikan untuk pengembangan organisasi yang dinamis dengan berani mengilangkan kegiatan-kegiatan yang minim manfaat walaupun itu sudah menjadi tradisi.

Presentasi kemudian dilanjutkan oleh Pak Eko Utomo yang mengambil judul “Being an outstanding professional”. Dalam presentasi ini beliau menjelaskan bahwa dari sebuah sistem yang bagus, yang memiliki budget besar dan infrastruktur yang banyak, tetap saja itu tidak berguna jika tidak memiliki sumberdaya manusia yang berkualitas. Beliau berpesan agar kita harus memiliki visi yang jelas dalam kehidupan. Dengan visi kita dapat dengan mudah meraih kesuksesan.

Presentasi yang terakhir dibawa oleh Pak Tubagus Nugraha yang membawakan presentasi dari sudut pandang pemerintah. Pada presentasi ini beliau menjelaskan bahwa pemerintah khususnya Dinas Pertambangan sedang kekurangan sumberdaya dari lulusan teknik pertambangan. Hal ini menurut beliau mengkhawatirkan karena Dinas Pertambangan justru dipegang oleh orang-orang yang tidak berkompeten didalamnya. “Meskipun gaji PNS kecil, kita harus ingat untuk terus berkontribusi lebih untuk negara”, ujarnya.

Setelah ketiga alumni, memberikan presentasi-nya, MC kemudian meminta salah satu anggota yaitu Betara (TA 07) untuk menjadi moderator dan membuka sesi tanya jawab sekaligus diskusi. Karena terbatasnya waktu, kali ini moderator hanya membuka kesempatan untuk 3 penanya saja. Dari diskusi ini banyak pertanyaan-pertanyaan bagus yang dilontarkan kepada para alumni dan membuka diskusi yang menarik antara anggota dan alumni. Meskipun acara forum alumni masih dirasa kurang lama, banyak nilai yang didapatkan oleh anggota. Acara Forum alumni ini kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada seluruh alumni yang telah hadir.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman juara-juara Home Tournament yang telah dilaksanakan semenjak satu bulan sebelumnya. Bagi para pemenang diberi hadiah berupa medali dan bingkisan berupa snack. Kemudian pada pukul 11.30 acara dies natalies HMT-ITB ke-54 resmi ditutup dengan penampilan dari Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD HMT-ITB) yang membawa 4 lagu andalannya yaitu Berjumpa Lagi,Jadi Direktur, Darah Biru dan Erika.

Meskipun acara Dies Natalis ke-54 ini diadakan dengan sederhana, banyak nilai bagus yang bisa kita dapatkan dari para alumni kita. Semangat kita dalam berorganisasi dalam HMT harus terus dikobarkan, cinta terhadap HMT harus tetap dijaga, dan hidup saling menghargai dan menghormati antar anggota pada khususnya dan seluruh mahasiswa se ITB pada umunya harus ditingkatkan. Ini semua demi HMT kita tercinta.

HMT..HMT..HMT !!!

NB : Buat seluruh panitia Dies Natalies HMT-ITB ke-54, kami ucapkan selamat dan banyak terima kasih atas kesuksesan acaranya. Good job and ‘like this’.




Hearing dan pemilihan Ketua ISMC VII


(6 Mei 2009) Awalnya hearing untuk memilih ketua Indonesian Student Mining Competition (ISMC) ke-7 direncanakan pada tanggal 2 Mei 2009 bertempat di Kantin Tambang . Namun karena hingga jam 2 siang hanya sedikit anggota yang hadir, akhirnya diundur menjadi tanggal 6 Mei 2009 di selasar FTTM. Setelah hearing dari pukul 17.00 sampai. pukul 02.00 dini hari, akhirnya dengan musyawarah mufakat terpilih ketua ISMC 7 yakni Karta Novem Simanjuntak (TA 06) dengan wakil ketuanya M. Natjih Matlubi (TA 06). Sebelum mereka terpilih, para peserta hearing dengan sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan kepada para calon (calon lainnya adalah Aldino Yulianto, Nataniel Horansil, dan Alfred Saor Sihotang). Tujuannya tak lain adalah untuk menilai mana yang paling layak untuk menjadi ketua dari bagaimana mereka menanggapi dan mencari solusi dari pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Pertanyaan yang ada saat itu cukup susah namun bisa saja terjadi misalkan; mulai dari pertanyaan teknis tentang bagaimanacara membentuk kerjasama yang solid antar panitia, bagaimana menjaga semangat panitia, hingga bagaimana jika himpunan dibekukan, apakah ISMC 7 akan tetap berjalan atau tidak. Tiap calon memiliki jawabannya masing-masing. Selamat kepada ketua dan wakil ketua ISMC 7terpilih. Sekarang, mari kita bersama-sama mendukung pelaksanaan ISMC 7.

Karta 'Zuntax', ketua ISMC VII HMT ITB

foto lengkapnya bisa dilihat DISINI

MALAM JAMER


HMT…HMT…HMT…

(29 April 2009)Acara malam jamer adalah salah satu acara yang rutin dilakukan di HMT. Acara ini dilakukan untuk membangkitkan semangat dan memberitahu bahwa HMT mempunyai angkatan termuda yang telah dilantik,yakni angkatan 200. Acara kali ini dimulai pada jam 5 sore dengan lari keliling ITB sampai kembali lagi ke himpunan.

Pada saat lari,terjadi hal yang sangat tidak diinginkan saat itu yaitu hujan yang turun dengan sangat deras,akan tetapi hal ini tidak menurunkan semangat anggota HMT untuk Lari keliling kampus. Di tengah-tengah hujan, anggota muda HMT (2007,red) menyanyikan semua lagu HMT dengan penuh semangat.

Setelah lari keliling kampus,anggota mengeringkan badan agar tidak masuk angin. Setelah itu semua anggota HMT berkumpul di kantin tambang untuk makan dan berdiskusi mengenai angkatan dan himpunan untuk ke depannya agar menjadi lebih baik. Semua masalah diungkapkan sewaktu malam jamer supaya dapat diselesaikan dan menjadikan HMT menjadi himpunan yang solid,kompak,ramah,saling membantu,dan makin memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan.